Mengukir Asa

Mengukir Asa

Peluh dikeningnya mengucur Kerasnya hidup tak membuat asanya hancur Perlahan ia menapaki lembah-lembah kesulitan Memahat iman pada setiap langkahnya
Sabar

Sabar

Sinar rembulan merebah dimatanya “Sabar”, batinnya… Air matanya menetes pelan Tanah longsor telah menghancurkan rumah kecilnya Suaminya masih belum
Must read×

Top