puisi-islami-tentang-kematian

Puisi Islami Tentang Kematian

Puisi Islami Tentang Kematian Sobat Puisi Islami, Kematian adalah sesuatu yang pasti terjadi pada makhluk yang bernyawa, tidak terkecuali satupun, kita khususnya sebagai manusia akan mengalami kematian. Namun sebelum itu terjadi Allah sudah memberikan kabar melaui rasul-Nya untuk mencari bekal nanti di …
membuka-pintu-taat

Membuka Pintu Taat

Daun-daun berguguran Kemarau panjang menantang hujan Terik mencekik tenggorokan Yang haus akan hijaunya kehidupan Penderitaan bisa jadi peringatan Memutar kesalahan diingatan Duh Gusti Allah, berikan kami ampunan Azabmu sangat perih diperasaan Saat kami melalaikan dahwah Menunda segala amanah Itu adalah kesalahan fatal …
Teramat Berharga

Teramat Berharga

Sorot matanya bagaikan lentera Menerangi gelapnya cinta dari tatapannya Kuamati wajahnya yang tak lagi muda Jemarinya yang tak sekokoh saat aku berusia tiga Kulirik dia yang mulai terbatuk-batuk Tubuhnya yang lembut mulai bungkuk Kakinya yang kuat mulai keriput Daging ditubuhnya juga mulai …
Pergunjingan-Panjang

Pergunjingan Panjang

Celoteh ibu-ibu disamping jendela Menggunjing si itu si tetangga Rangkaian cerita yang ditambah dan dikurangi Membuat dengki dan sederet iri hati Mereka menceritakan sepenggal pertengkaran orang Mengomentarinya ini itu seakan-akan paling benar Dibalik jendela, aku hanya menggeleng-gelengkan kepala Mengusap dada dengan segala …
Puisi Islami |Syair Kerinduan

Syair Kerinduan

Syair kerinduan bersenandung lirih Kenangan berotasi tanpa letih Saat berbuka puasa denganmu Saat shalat berjamaah bersamamu Kini hanya tinggal seonggok cerita Tentang kenangan indah dibulan puasa Gempa bumi menjadi pengantar nyawa Memaksaku untuk rela dan lebih dewasa Sajadahmu masih tersimpan rapih Meskipun …
Puisi Islami | Sebuah Renungan

Sebuah Renungan

Kumandang adzan menggema ditelinga Ya Allah, telah lama aku meninggalkan agama Batinku masih terjebak dalam renungan Menepis rasa bersalah lalu memperbaiki iman Ya Allah, ketakwaanku mulai surut Padahal kulitku sudah keriput Berani sekali aku membangkang Padahal aku ketakutan dalam bayang-bayang Berulangkali aku …
Puisi Islami Tentang Ibroh | Mengukir Asa

Mengukir Asa

Peluh dikeningnya mengucur Kerasnya hidup tak membuat asanya hancur Perlahan ia menapaki lembah-lembah kesulitan Memahat iman pada setiap langkahnya   Rintangan harus diselesaikan Menunda takan membuatmu tentram Seperti belukar yang terbakar Apinya padam tetapi asapnya masih menjalar   Malam merangkai angan Pagi …
Puisi Islami Tentang Tauhid | Sabar

Sabar

Sinar rembulan merebah dimatanya “Sabar”, batinnya… Air matanya menetes pelan Tanah longsor telah menghancurkan rumah kecilnya Suaminya masih belum ditemukan Matanya dihinggapi ketakutan Beberapa dzikir dari bibirnya menguatkan “Sabar”, batinnya… Esok hari senja tak lagi jingga Bila permata hatinya telah tiada Anak …
surat-biru

Surat Biru

Masih terngiang wajahmu yang rupawan Manis ucapanmu yang mengenang diingatan Tiga tahun telah berlalu Kau belum juga pulang   Rina, sebentar lagi aku akan menikah Akan kubuka lembaran baru yang lebih indah Mungkinkah kamu akan menemuiku? Ataukah kau sibuk dengan kehidupanmu yang …
Puisi Islami Tentang Hari Raya | Lembar Baru Kehidupan

Lembar Baru Kehidupan

Aku bersimpuh dikakinya Wanita yang melahirkanku mempertaruhkan nyawa Kubasuh telapak kakinya yang bearoma surga Rangkaian kalimat maaf kuhaturkan didepannya   Hari raya meleburkan rasa marahku Melunturkan keegoanku Menggenapkan kebahagiaanku Menutup semua kesalah pahaman yang terkekang waktu   Berbondong-bondong sanak saudara mengetuk pintu …